Marketing Tactics

Marketing tactics diyakini banyak kalangan lebih populer dikalangan pustakawan dibandingkan dengan marketing strategy. Aktifitas marketing tactics ini meliputi promosi, advertising, direct marketing, public relations, dan sales.

Promosi: merupakan setiap usaha yang dilakukan oleh organisasi untuk menciptakan awareness mengenai kegiatan yang sedang dan akan dilakukan. Bentuk promosi ini bermacam-macam, namun contoh yang paling sederhana adalah membuat sebuah flyer atau poster yang berisi informasi mengenai sebuah kegiatan seminar atau pelatihan diperpustakaan dan memasang informasi tersebut disebuah tempat yang berpotensi dilihat banyak orang. Atau bisa juga sebuah kegiatan yang menciptakan kepedulian terhadap masyarakat untuk memiliki kartu perpustakaan dan kampanye mengenai manfaat mempunya karti perpustakaan. Kedua kegiatan diatas dapat dilihat sebagai sebuah usaha untuk meningkatkan perhatian masyarakat terhadap perpustakaan.

Advertising: percakapan secara langsung yang dilakukan dengan pengguna potensial perpustakaan mengenai produk perpustakaan dengan tujuan memberitahu mereka bahwa produk yang disampaikan dapat memenuhi kebutuhan informasi mereka. Namun faktanya melakukan advertising dibeberapa media seperti koran, televisi, atau billboard cenderung tidak murah maka seharusnya perpustakaan memiliki cara lain untuk beradvertising. Benarkah begitu?

Direct Marketing: beberapa kegiatan yang termasuk disini adalah semua bentuk komunikasi baik itu melalui surat atau Internet yang menawarkan produk dan jasa perpustakaan. Ada beberapa pihak yang menyatakan bahwa hal ini justru dapat merusak hubungan perpustakaan dengan calon pengguna, karena ada kecenderungan masyarakat kita menghindari direct marketing. Sekali lagi, apa benar begitu?

Public Relations: adalah aktifitas pemberian informasi mengenai produk atau layanan perpustakaan yang dimuat dimedia baik itu surat kabar (majalah, koran) atau media online/broadcast lain (Internet, TV, radio). Informasi dapat berupa sebuah cerita tentang layanan atau koleksi terbaru perpustakaan yang memungkinkan dapat diakses oleh masyarakat secara luas (pengguna loyal dan pengguna potensial). Perpustakaan diharapkan menjadi sebuah organisasi yang ahli dalam memanfaatkan media untuk kegiatan promosi ini.

Sales: bisa jadi kata-kata sales terkesan kurang user-friendly apabila dikaitkan dengan konteks perpustakaan. Karena imajinasi yang muncul adalah penjualan. Namun sebenarnya ide yang bisa diambil dari istilah sales adalah sebuah proses untuk menyatukan antara pembeli dan penjual. Seoarang yang cukup ahli dalam penjualan akan menghindari memaksa produknya ke customer. namun ia akan lebih berusaha untuk memahami apa yang customer inginkan dan menawarkan produk atau layanan yang sesuai dengan keinginan customer tersebut. Sales bisa dikatakan tidak berperan sangat penting dalam operasional perpustakaan, namun bisa jadi berguna untuk memahami bagaimana sales ini berkontribusi terhadap kegiatan marketing perpustakaan secara umum.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: